Saturday, 19 September 2009

Minal Aidzin Wal Faidzin



Beralas iklas, beratap doa, hidup ini bersimbah khilaf.
Berharap diri dibasuh maaf, Selamat Hari Raya Iedul Fitri
Taqoballahu Minna Waminkum Taqoballahu Yaa Kariim
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon maaf lahir & batin

ReAd MoRe ...

Thursday, 3 September 2009

DO'A UNTUK IBU & BAPAK

Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku dan
Pahala yang besar
Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka
Sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,

atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua
Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dan
Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah
yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,

sehingga kami semua berkumpul
Bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta
rahmat-Mu.

Sesungguhnya Engkaulah
yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.
****
Mari kita kenang dosa kepada orang tua kita.

Siapa tahu hidup kita dirundung nestapa karena kedurhakaan kita.
Karena kita sudah menghisap darahnya, tenaganya, airmatanya, keringatnya.
Istighfar, istighfarlah
Barangsiapa yang matanya pernah sinis melihat orangtuanya.
Atau kata-katanya sering mengiris melukai hatinya, atau yang jarang memperdulikan dan mendoakannya.
Percayalah bahwa anak yang durhaka siksanya didahulukan didunia ini.

Istighfar yang pernah mendholimi ibu bapaknya.

Astaghfirullahal Adhiim
Astaghfirullahal Adhiim

Bundel by UGLY --- Jan '02


ReAd MoRe ...

Thursday, 20 August 2009

MARHABAN YAA RAMADHAN


Assalamu ‘Alaikum Wr.wb.

Kaum Muslimin dan Muslimat DUNIA MAYA ‘ DUMA “ yang berbahagia.

Sudah sepantasnya kita semua memanjatkan puji dan syukur yang tiada terhingga ke hadirat Allah Swt, karena pada malam hari ini, kita kembali memasuki Bulan Suci Ramadhan 1430H dalam keadaan sehat wal afiat. Semoga nikmat dan karunia-Nya yang kita rasakan selama ini, semakin menjadikan kita hamba yang pandai mensyukuri nikmat.

Shalawat dan salam, tak lupa kita kirimkan atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga, sahabat dan para pengikutnya, demikian pula kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat yang mengikuti ajaran beliau, hingga akhir zaman.

Hadirin dan Kaum Muslimin sekalian yang berbahagia,

Tanpa terasa, satu tahun berlalu, sejak kita menyambut Bulan Suci Ramadhan 1429 Hijriyah. Selama kurun waktu satu tahun itu, pastilah banyak hal yang terjadi dan menimpa kita. Apakah itu sesuatu yang menggembirakan, atau menyedihkan. Namun satu hal yang pasti, setiap peristiwa yang kita alami tentu memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas kita sebagai insan yang beriman.

Datangnya Bulan Suci Ramadhan kali ini, tetap diwarnai dengan berbagai permasalahan yang berdampak langsung terhadap kehidupan kita. Hal itu berdampak langsung terhadap aspek-aspek kehidupan kita lainnya. Meskipun demikian, tidak berarti rasa sukacita kita dalam menyambut bulan ini menjadi berkurang. Suasana religius yang menyertai datangnya bulan suci ini, tetap memberikan dorongan yang kuat, untuk memanfaatkan setiap detik di bulan ini dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Agar ibadah kita dalam Bulan Ramadhan kali ini tetap berlangsung dengan khusyu dan khidmat, maka perkenankanlah saya menyampaikan kepada kita semua, beberapa hal sebagai berikut :

Pertama, marilah kita berusaha menjaga kesucian Bulan Ramadhan ini, dengan memperbanyak ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah, semoga di akhir ramadhan nanti, kita termasuk dalam golongan orang yang ketaqwaannya semakin meningkat saat berlalunya bulan penuh ampunan ini.

Kedua, marilah kita saling menghormati dan saling memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk menjalankan ibadah puasa serta amaliah ramadhan lainnya dengan baik. Bagi yang kebetulan berhalangan dalam menjalankan ibadah puasa, hendaknya tidak makan dan minum secara demonstratif di tempat-tempat umum. Demikian pula kepada para pemilik Restoran, warung makan dan pedagang kaki lima yang menjajakan makanan dan minuman, agar dilakukan secara terbatas.

Ketiga, tingkatkan kepekaan dan solidaritas kita terhadap sesama manusia, tumbuhkan rasa peduli terhadap penderitaan orang lain yang kebetulan kurang beruntung.

Keempat, tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya kebakaran. Saling mengingatkan dan saling peduli di antara sesama tetangga, demi menjaga keselamatan diri dan harta benda kita bersama.

Kelima, jagalah rasa aman dan kedamaiaan di indenesia kita !!! .

Kaum Muslimin yang berbahagia,

Akhirnya, saya atas nama pribadi dan keluarga, juga atas nama seluruh jajaran Pemerintah Balikpapan , menyampaikan ucapan selamat memasuki Bulan Suci Ramadhan 1429 H, dan selamat menunaikan Ibadah Puasa. Semoga amal ibadah yang kita jalankan di bulan Ramadhan ini, mendapatkan ridho dan balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah Swt. Amin yaa Rabbal alamin.

Sekian dan terima kasih, wabillahi taufik wal hidayah, wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.


KELUARGA BESAR Kr . REJO , BALIKPAPAN .



ReAd MoRe ...

Wednesday, 8 July 2009

UNTUK SAHABATKU


Sahabatku………….
Dalam musim kali ini tak banyak memberi harapan
Karena tak banyak tuntutan
Aku hanyalah diam dalam seribu bahasa
Termenung dalam lamunan yang lagi merana
Sambil tak henti ku pandangi tetesan air hujan diluar sana
Yang tampak dari cela-cela jendela
Sahabatku…………..
Sebenarnya aku selalu berbicara dengan diriku dalam bayangan
Walaupun hanyalah lewat sebuah cermin
Begitu pula dengan air yang sedang jatuh ke bumi itulah sang hujan
Dan berbicara dengan sang malam yang kelam karena hatiku kesepian
Namun di sanalah aku temukan sebuah makna kehidupan
Dalam setiap kesunyian yang ku alami
Aku teringat akan dirimu dilubuk hati
Engkau yang selalu membuatku tak mengerti
Dan………kau juga yang membuatku pahami sebuah arti
Di suatu saat ini……….
Engkau begitu peduli
Kau berikan ketenangan dalam hati yang sunyi
Dan membuatku tersenyum, tertawa dalam sanubari
Begitu pula engkau berusaha selalu untuk melindungi

baca selengkapnya fren


Tapi………..disaat yang lain
Engkau begitu angkuh, sombong, dan dingin
Sehingga membuatku tak yakin
Pada dirimu yang selalu mencurahkan segala perhatian
Namun seperti saat ini
Ku ingin kau tahu kerinduan, kesepian, dan harapan hati
Ku ingin kau datang dengan senyuman
Bersama dalam makna persahabatan
Dalam keceriaan yang tak pernah membawa beban
Sahabatku………….
Ingin rasanya ku dengar kata-katamu yang dulu
Yang selalu kau ucapkan saat aku bahagia dengan mu
Saat aku sedih kau hibur dengan nyanyian merdu sebuah lagu
Kata-kata yang ceria dalam sebuah kalbu
Dan memberikan ketegaran dalam keputusasaan yang hampir membeku
Namun kini perlu kau tahu
Aku akan selalu bersama menjadi teman dalam hidupmu
Aku akan menjadi sahabat saat apapun dan dimanapun kita tetap bersatu
Meskipun semua itu tak seperti harapanku
Kini agar kamu tahu, mengerti ungkapan isi hatiku
Bahwa aku tetap menyayangimu
Dan menunggu selalu jawaban kepastian darimu

INDAHNYA TALI PERSAHABATAN
Memandang birunya lautan yang luas


ReAd MoRe ...

Monday, 11 May 2009

Hal Terindah Dalam Hidup

Hal terindah dalam hidup ini adalah disaat kita bahagia. Banyak hal yang bisa membuat seseorang itu merasa bahagia, apakah itu karena kenaikan gaji, promosi, atau berkat-berkat lain yang bisa membuat seseorang itu tersenyum dan tertawa. Tapi banyak hal pula yang bisa membuat seseorang itu sedih. Mungkin dikarenakan ditinggal oleh orang terkasih, mengalami kecelakaan, diPHK dan banyak lagi segudang masalah yang bisa membuat seseorang itu murung dan menangis. Itulah hidup, yang harus dijalani oleh setiap umat manusia. Seberat apapun permasalahan yang ia hadapi, tetap harus terus dijalani karena hidup tidak berhenti hanya karena sebuah masalah.

Jika kita amati, dewasa ini banyak orang yang menderita. Apakah itu karena tingginya tingkat kebutuhan hidup secara materi, apakah itu karena adanya isu dan sejumlah permasalahan di Negara saat ini ataukah permasalahan intern dalam masyarakat dan keluarga. Memang masalah tidak akan pernah luput dari kehidupan kita, ia akan selalu ada, berjalan beriiringan dan selalu mengusik ketenangan hidup kita. Pasalnya sekarang, apakah kita bisa menghadapi tiap hal yang mengusik ketentraman hidup kita ini? Tidak setiap orang mampu bertahan dalam setiap masalah yang ia gumuli. Seseorang yang ingin cepat kaya, rela mengambil jalan pintas dengan cara korupsi. Suami yang tidak bekerja, dengan mudah mencuri demi untuk menghidupi keluarganya. Sebuah keluarga harus tinggal terpisah hanya karena masalah ekonomi yang mereka hadapi. Seorang lulusan smu mengorbankan dirinya jatuh dalam “dunia gelap” hanya karena ingin sekedar mendapatkan rupiah. Apakah ini sebenarnya hidup yang merupakan anugerah besar dari Sang Khalik?
Apakah hal-hal demikian dianggap sebagai sebuah kehidupan umat manusia masa kini? Disadari atau tidak emang inilah fakta yang kalau kita perhatikan banyak sekali terjadi dalam masyarakat kita. Begitu banyak manusia di luar sana yang harus menjalani hidup sangat memprihatinkan. Sebagai contoh, keluarga yang harus hidup terpisah. Mereka tidak lagi bisa merasakan kehangatan kumpul bersama keluarga. Anak merindukan perhatian dan cinta kasih orang tua nya yang selama masih bersama dapat ia rasakan setiap waktu, sang istri/suami tidak bisa lagi saling memperhatikan dan berbagi cerita setiap saat. Karena jarak yang terlalu jauh memisahkan mereka. Terkadang sempat terbersit, “sampai kapan kita harus seperti ini? Tidah kah kau ingin melihat anak-anak ini tumbuh?” tidak jarang para istri mengeluh demikian. Dan tidak sedikit pula suami-suami yang berbisik “aku ingin berada didekat anak dan istriku”

Adapula anak yang harus berjauhan dari orang tua karena ingin mengejar cita-cita. Dia sanggup melakukan apasaja asalkan keinginan untuk melanjutkan sekolah terwujud. Dilemma anak-anak jalanan yang harus bekerja siang dan malam,dari menjual Koran, asongan, bahkan mengemis. Keberadaan mereka terkadang mengganggu tetapi ini juga suatu tuntuan hidup buat mereka. Diusia belia, mereka harus bekerja, bermandikan terik matahari dan dinginnya malam. Sepintas tersirat dibenak kita, dimanakah orang tua mereka? Mengapa begitu tega membiarkan anak-anak ini bertungkus lumus siang dan malam?

Apakah ini sudah menjadi jalan hidup mereka? Yah begitulah hidup. Kita dituntut untuk melakukannya, kita dipaksa untuk mengikuti alurnya. Bahkan mau tidak mau, jalan kehidupan itu memang sudah seharusnya dilalui. Tapi apakah kita hanya menyerah begitu saja pada hidup? Tidak adakah jalan lain yang dapat kita lakukan untuk mengubahnya? Tetapi adapula yang berkata” ini sudah takdir saya, jadi mau apalagi yah..harus dijalani”. Hidup manusia berasal dari Yang Maha Kuasa. Kita adalah milikNYA. Apapun yang IA ingin perbuat terhadap kita pasti akan DIA lakukan. Namun, sesungguhnya tidak ada yang buruk yang pernah DIA berikan pada kita,hanya yang terbaik dan selalu yang terbaik. Terkadang kita yang tidak pernah mengerti SANG PENCIPTA. Sebagi contoh, seorang karyawan pada sebuah perusahaan swasta katakanlah sebuah bank, sanggup menggelapkan uang perusahaan hanya karena alasan ingin menjadi orang terpandang dilingkungannya. Padahal semula ia hidup tenang bersama keluarganya disebuah rumah sederhana yang ia beli dari hasil usahanya yang halal. Hanya sekejap saja, buah perbuatan jahatnya dapat ia petik, selanjutnya sisa hidupnya ia habiskan dengan merenungi nasibnya di balik jeruji tahanan sambil bergumam” yah, sudah takdir saya masuk penjara

Dari ilustrasi tersebut dapat dilihat bahwa SANG KUASA tidak pernah mengabaikan kita, DIA tahu mana yang terbaik untuk kita. Tapi tetap saja manusia ciptaanNYA menghujat DIA bila problema mendekat. Tidak adakah kata-kata manis yang seharusnya kita panjatkan kepadaNYA selain daripada hujatan dan caci maki atas setiap penderitaan yang kita alami, yang sudah jelas kitalah pelaku untuk setiap derita yang ada pada kita saat ini?

Maka jalanilah hidup ini dengan apa adanya, apa yang kita miliki yang merupakan pemberian dari Sang Pencipta. Tidak perlu terlalu mengejar hal yang sifatnya sementara, karena hanya sesaat kita menikmatinya. Materi yang kita miliki saat ini merupakan pinjaman dari Sang Pemberi. Untuk apa terlalu mencintai sesuatu yang tidak memiliki nilai keabadian yang absolute. Carilah kasih dan damai sejahtera dalam hidup, kelak apa pun yang kita perbuat akan senantiasa terberkati dan berkat itu pasti akan selalu tercurah tanpa kita minta. Sesuatu yang sudah Tuhan rencanakan akan terjadi untuk kita, kelak akan terlaksana. Tinggal lagi kita harus membekali diri dengan kesabaran ekstra untuk menunggu waktuNYA tiba. Kapan? Kita juga tidak tahu, tidak mampu untuk memprediksikannya. Tidak pula sanggup untuk mengetahui alur cerita yang telah DIA berikan buat kita. Lantas apa yang seharusnya kita lakukan. Apakah hanya menunggu dan menunggu tanpa berbuat sesuatu? Jawabnya tentu tidak. Ibarat seorang nelayan yang sedang melaut ditengah samudra lepas, mengharap kembali dengan perahu penuh ikan, namun tak kunjung melepaskan umpan dan kail.

Bagaimana mungkin ikan-ikan lompat masuk ke dalam perahu sang nelayan kalau tidak ada usaha darinya untuk mengundang ikan-ikan itu masuk perahu. Seperti itu pula lah hidup kita, tanpa usaha apapun yang kita harapkan tidak mungkin akan terwujud. Tuhan menghendaki kita berusaha dalam setiap detik kehidupan kita. Berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, apakah itu pekerjaan, materi, atau seseorang yang kelak akan menjadi pasangan hidup kita atau apapun yang kita inginkan dalam hidup. Agar berbuah sempurna, usaha itu harus pula di iringi doa-doa kecil yang selalu kita panjatkan dalam setiap hembusan nafas yang kita tarik dan hirup. Tak lupa ucapkan syukur. Panjatkan rasa syukur kita pada Sang Pemberi Kehidupan. Katakan padaNYA bahwa sungguh suatu anugerah dan berkat yang begitu besar yang DIA berikan bagi kita setiap hari. Refleksikanlah diri kita setiap hari, pekalah terhadap sekelilingmu.

Lihatlah mereka yang membutuhkan bantuan mu..apakah mereka yang membutuhkan perhatianmu, kasih sayang darimu ataupun sekedar bantuan materi dari mu. Berikanlah apa yang ada padamu pada sesamamu…ikhlaslah dan jangan biarkan hatimu menggerutu dengan pemberian mu itu. Namun, hal terbesar yang dapat kau berikan kepada sesamamu adalah Cinta Kasih. Itu mahal nilainya, tidak dapat dibeli dengan apapun. Perhatikanlah rekan-rekanmu, dan kasihilah mereka senantiasa. Selayaknya kau mengasihi dirimu. Karena tidak ada satu orangpun yang tidak butuh kasih. Kasih itu menyejukkan. Bila amarah ada padamu dikarenakan oleh perbuatan rekan atau pun saudaramu, sejukkanlah hati dan perasaanmu dengan kasih. Jadikanlah kasih penawar dari setiap kebimbangan dan kegalauan hatimu..karena Kasih sejati itu tidak datang dari manusia namun dari Sang Empunya kehidupan. Maka dari itulah, sebagaimana Allah SWT mengasihimu, begitu pulalah hendaknya kau perbuat terhadap sesamamu.

Note :

Jalani kehidupan dengan bijaksana, tentukan tujuan hidup yang akan dicapai hari ini dan masa mendatang serta bersyukurlah selalu pada Sang Khalik.


ReAd MoRe ...

Saturday, 31 January 2009

THE REAL TRUTH ABOUT LOVE



Manusia emang makhluk rumit dan suka aneh sendiri. hal2 yang
pingin kita omongin , atau yang harus kita bilang , justru malah
nggak pernah kita ungkapkan ...
Parahnya lagi, kita terbiasa pake simbol-simbol atau kata-kata lain
buat nunjukin arti sebenernya.
Walhasil, seringnya maksud kita itu jadi nggak terkomunikasikan dan
bikin orang lain ngerasa bete, nggak disayang, nggak dihargai.
Iya sih, ada saat-saat kita ngerasa nggak nyaman mengekspresikan
cinta yang kita rasa. Karena takut mempermalukan orang lain, atau
diri kita sendiri, kita ragu buat bilang, "I love you". Jadinya,
kita menyampaikan perasaan itu lewat kata-kata yang lain; "jaga
diri baik-baik", "belajar yang bener", "hati-hati di jalan",
"jangan ngebut", "jangan lupa makan".
Tapi, sebenernya, itu cuma opsi-opsi lain dari perkataan yang
sesungguhnya; "saya sayang kamu", "saya peduli sama kamu", "kamu
sangat berarti buat saya", "saya nggak mau kamu terluka". so ...


So, nggak ada salahnya kita coba MENDENGARKAN CINTA lewat
kalimat-kalimat yang dikatakan orang lain. Ungkapan eksplisit itu
penting, tapi bagaimana kita mengungkapkannya bisa jadi jauh lebih
penting.
Setiap pelukan bermakna cinta meski kata-kata yang keluar sangat
berbeda. Setiap perhatian yang diberikan orang lain menyimpan cinta
walau bentuknya kaku, atau mungkin kasar. Yang pasti, kita harus
mencari dan mendengar cinta yang ada di baliknya.
Seorang ibu bisa ngomelin anaknya karena nilai rapot atau kamar
yang berantakan. Si anak mungkin hanya mendengar omelannya. Tapi
kalo dia bener-bener MENDENGAR, dia bakal mendapatkan cinta di sana.
Kepedulian dan cinta ibunya muncul dalam bentuk omelan. Tapi gimana
pun juga, itu adalah cinta.
Seorang gadis pulang larut malam, dan akhirnya dapet kuliah gratis
dari bokapnya. Gadis itu cuma nangkep kemarahan sang bokap. Tapi kalo
dia mencoba untuk MENDENGARKAN CINTA, dia bakal menemukannya. "Kamu
gimana sih, Papa jadi khawatir sama kamu," kata bokapnya. Tau
nggak, itu sama aja dengan "Papa sayang dan peduli sama kamu. Kamu
sangat berarti buat Papa" yang sayangnya, nggak tersampaikan dengan
lisan.
Kita mengungkapkan cinta dalam banyak cara-hadiah ulang tahun,
pesan-pesan kecil, dengan senyuman, dengan air mata. Cinta nggak
hanya ada dalam kata-kata, tapi juga dalam diam.
Dan seringkali kita menunjukkan cinta dengan memaafkan orang yang
nggak mau mendengar cinta yang kita sampaikan.
Masalah dalam "mendengarkan cinta" adalah kesulitan dan
keterbatasan kita untuk mengerti bahasa cinta yang dipakai orang
lain. Yang kerap terjadi, kita jarang mendengarkan orang lain. Kita
mendengar kata-kata, tapi kita nggak mempertimbangkan ekspresi atau
tindakan-tindakan yang mengiringi kata-kata itu. Sering juga kita
cuma bisa mendengar hal-hal negatif-penolakan, kesalahpahaman-dan
mengabaikan cinta yang menjadi dasarnya.
Dengerin deh, cinta-cinta yang ada di sekitar kita. Kalo kita
bener-bener berusaha mendengarkan, kita bakal temui bahwa kita
sebenarnya memang dicintai.
Mendengarkan cinta bisa membuat kita sadar bahwa dunia ini adalah
tempat yang begitu indah.
Cinta adalah anugerah. Membuat kita tertawa. Membuat kita
bernyanyi. Membuat kita sedih. Membuat kita menangis. Membuat kita
bertanya "kenapa?"
Membuat kita menerima.Membuat kita memberi. Dan yang paling
penting, membuat kita hidup.
Bukanlah kehadiran atau ketidakhadiran yang penting; kita nggak
perlu merasa kesepian meski kita sedang sendiri. Sendiri itu perlu,
lho.
Dan itu jangan sampe membuat kita jadi kesepian. Yang jadi masalah
bukan berada bersama seseorang, tetapi berada untuk seseorang.
Jangan pernah ragu nyatakan cinta. Jujurlah dengan apa yang kita
rasa dan katakan. Nggak ada ruginya mengekspresikan diri. Ambil
kesempatan
untuk mengungkapkan pada seseorang betapa pentingnya dia buat kita.
Lakukan, buat perubahan, hindari penyesalan.
Satu lagi, tetaplah dekat dengan kawan dan keluarga, karena mereka
udah berjasa membangun diri kita yang sekarang.
Cinta memang ada untuk ditebarkan. DAN SAAT CINTA YANG KITA BERIKAN
DITERIMA atau DIBALAS, ITULAH SAAT HIDUP MENJADI PENUH MAKNA AND ARTI.


ReAd MoRe ...

Monday, 19 January 2009

AMANKAN PALESTINA DARI DAJJAL BERNAMA ISRAEL !


WAHAI UMAT ISLAM JANGAN PERNAH GENTAR DAN TAKUT TERHADAP MUSUH - MUSUH ISLAM , KITA BAKAL DI JAMIN SURGA OLEH ALLAH . PADA SUATU SAAT KITA AKAN MATI JUGA , BERJUANG TERUS WAHAI SAUDARAKU DI PALESTINA INSYA ALLAH DENGAN NIAT DAN TEKAD YANG IKLHAS DALAM MEMBELA AGAMA ALLAH , SURGA MENJADI JAMINAN UNTUK KALIAN DAN KITA SEMUA .
AMIN
by : sony santoso




ReAd MoRe ...

leave your comment


Cool Generators

Tukeran link



Copy kode di bawah masukan di blog anda, saya akan segera linkback kembali

sonysantoso

My Photo
sony santoso
BALIKPAPAN, Kalimantan Timur, Indonesia
friendly and moderate , trying to become goodness and becoming ownself
View my complete profile

My FACEBOOK